Representasi Pemberdayaan Perempuan (Women Empowerment) Terhadap Kekerasan Anak dalam Drama Mother (2010)

Penulis

  • Sarah N Yustyansyah Universitas Darma Persada
  • Metty Suwandany Universitas Darma Persada
  • Hayun Nurdiniyah Universitas Darma Persada
  • Bertha Nursari Universitas Darma Persada
  • Tia Martia Universitas Darma Persada

DOI:

https://doi.org/10.33751/idea.v8i1.60

Kata Kunci:

Child abuse, Patriarchy, Radical feminis, Women empowerment

Abstrak

Penelitian ini mengkaji representasi pemberdayaan perempuan dalam merespons kekerasan terhadap anak dalam drama Mother (2010) karya Nobuo Mizuta dan Makoto Naganuma melalui perspektif feminisme radikal Kate Millett. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-analitis dengan teknik analisis tekstual terhadap isi drama serta didukung oleh studi pustaka yang relevan dengan isu kekerasan anak dan teori feminisme. Analisis didasarkan pada konsep sexual politics dari Kate Millett, yang memandang relasi gender sebagai struktur kekuasaan dalam sistem patriarki, khususnya melalui kontrol ideologis dan pemaksaan kekerasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekerasan yang dialami tokoh Rena merupakan manifestasi dominasi patriarkal dalam lingkup keluarga. Dominasi tersebut direpresentasikan melalui tokoh Masato sebagai pelaku kekerasan, sementara Hitomi digambarkan sebagai ibu yang terbelenggu oleh ketergantungan emosional dalam struktur yang didominasi laki-laki. Dalam perspektif feminisme radikal, tindakan Nao Suzuhara dan Miura mencerminkan bentuk pemberdayaan perempuan yang memiliki kesadaran politis. Keduanya menantang otoritas patriarki melalui tindakan konkret untuk melindungi Rena, baik melalui pelaporan resmi maupun intervensi langsung. Dengan demikian, drama Mother (2010) mengartikulasikan kesadaran kritis bahwa kekerasan terhadap anak berakar pada relasi kuasa patriarkal, serta menegaskan pentingnya pemberdayaan perempuan sebagai kekuatan transformatif dalam memutus siklus kekerasan.

Referensi

Aulia, S., Salsabila, A., Dzulqodwi, A., Habsyi, F. L., & Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan, Indonesia. (2024). Pengaruh Kekerasan Terhadap Tumbuh Kembang Anak. In Ami – Jurnal Pendidikan Dan Riset (Vol. 2, Issue 1, Pp. 26–33) Http://Jurnaltarbiyah.Uinsu.Ac.Id/Index.Php/Ami

Bahadur, I. (2023). Perlawanan Perempuan Terhadap Dominasi Laki-Laki: Analisis Pemikiran Feminis Kate Millet Terhadap Novel Lalita Karya Ayu Utami. Madah Jurnal Bahasa Dan Sastra, 13(2), 223–236. Https://Doi.Org/10.31503/Madah.V13i2.503

Bayeh, E. (2016). The Role Of Empowering Women And Achieving Gender Equality To The Sustainable Development Of Ethiopia. Pacific Science Review B Humanities And Social Sciences, 2(1), 37–42. Https://Doi.Org/10.1016/J.Psrb.2016.09.013

Crow, Crow, B. A. (Ed.). (2000). Radical Feminism: A Documentary Reader. New York University Press.

Dan Siregar, N. S. S., Dan. (2014). Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Kekerasan Orang Tua Terhadap Anak. Jurnal Ilmu Pemerintahan Dan Sosial Politik, 2(1), 44–56. Http://Ojs.Uma.Ac.Id/Index.Php/Jppuma

Dhewy, A. (2023, June 17). Edisi Khusus Feminisme: Feminisme Radikal Ajarkan Bagaimana Melawan Penindasan Tubuh Perempuan - Konde.Co. Konde.Co. Retrieved August 9, 2025, Https://Www.Konde.Co/2022/11/Edisi-Khusus-Feminisme-Feminisme-Radikal-Mengajarkan-Bagaimana-Melawan-Penindasan-Tubuh-Perempuan/#:~:Text=Millett%20mengembangkan%20gagasan%20bahwa%20laki,Kemudian%20dikenal%20dengan%20feminisme%20radikal.

Fayaz, I. (2019). Child Abuse: Effects And Preventive Measures. International Journal Of Indian Psychology, 7(2). Https://Doi.Org/10.25215/0702.105

Marsyaro, Umima., Anggraini, Nandita., Arinia, Ika. (2026). The Politics of the Body and the State: Sexual Violence in a Radical Feminist Perspective. Socius : Jurnal Penelitian Ilmu Sosial. Vol.3 No.9, hal.36-47. https://ojs.daarulhuda.or.id/index.php/Socius/article/view/3145/3271

https://doi.org/10.5281/zenodo.19568482

Mccurry, J. (2019, February 7). Japan Pm Vows To Fight Child Abuse After “Heart-Wrenching” Death Of Girl, 10. The Guardian. Https://Www.Theguardian.Com/World/2019/Feb/07/Japan- Pm-Vows-To-Fight-Child-Abuse-After-Heart-Wrenching-Death-Of-Girl-10

Mizuta. N. (2010). Mother [Drama Televisi]. Jepang: Ntv (Nippon Television Network Corporation).

Putri, G. K. K. (2018). Kekerasan Anak Dalam Drama Mother Karya Yuuji Sakamoto : Kajian Sosiologi Sastra.

Ramadhani, K. S. & Departemen Ilmu Komunikasi, Universitas Airlangga. (2022). Representasi Anak Korban Kekerasan Pada Tokoh Hye Na Dalam Drama Mini-Series Korea Selatan Mother (2018). Medkom: Jurnal Media Dan Komunikasi, 02–02, 130–144. Https://E-Journal.Unair.Ac.Id/Medkom

Times, J. (2025, March 25). Child Abuse In Japan Hits Record 226,000 Cases In Fiscal 2023. The Japan Times. Https://Www.Japantimes.Co.Jp/News/2025/03/25/Japan/Japan-Child-Abuse-Record/

琉球新報社. (2019, January 30). 千葉10歳女児死亡 識者談話 なぜ親の都合を優先? も大切にすべきは子どもの人権. 琉球新報デジタル. Https://Ryukyushimpo.Jp/News/Entry-868496.Html

Diterbitkan

2026-06-25

Cara Mengutip

Yustyansyah, S. N., Suwandany, M., Nurdiniyah, H. ., Nursari, B., & Martia, T. (2026). Representasi Pemberdayaan Perempuan (Women Empowerment) Terhadap Kekerasan Anak dalam Drama Mother (2010). Idea : Jurnal Studi Jepang, 8(1), 58–66. https://doi.org/10.33751/idea.v8i1.60