Gairaigo Dalam Komik Doraemon Edisi Khusus

Penulis

  • Vamelia Aurina Pramandhani
  • Septa Wiki Dwi Cahyani UNTAG Semarang

DOI:

https://doi.org/10.33751/idea.v7i2.15

Abstrak

Penelitian ini membahas penggunaan gairaigo (kata serapan asing) dalam komik Doraemon Edisi Khusus karya Fujiko F. Fujio. Gairaigo merupakan kosakata dalam bahasa Jepang yang berasal dari bahasa asing, terutama bahasa Inggris, yang telah disesuaikan dari segi pelafalan dan penulisan menggunakan huruf katakana. Fenomena gairaigo mencerminkan pengaruh globalisasi dan perkembangan teknologi terhadap bahasa Jepang modern, di mana kata-kata asing diserap untuk menggambarkan konsep atau benda yang tidak memiliki padanan asli dalam bahasa Jepang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan jenis-jenis gairaigo yang muncul dalam komik Doraemon Edisi Khusus serta menjelaskan fungsi penggunaannya dalam konteks linguistik dan budaya populer. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi terhadap teks komik. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan sepuluh kata gairaigo yang terdiri atas satu bentuk pemendekan (truncated), satu istilah semu (pseudo term), dua kata penggantian (replacement), dan enam kata perwakilan (representational). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan gairaigo dalam komik ini tidak hanya berfungsi sebagai unsur bahasa yang memperkaya kosakata, tetapi juga sebagai sarana edukatif yang memperkenalkan istilah modern kepada pembaca muda. Selain itu, penggunaan gairaigo menggambarkan bagaimana bahasa Jepang beradaptasi terhadap pengaruh budaya Barat dan teknologi global. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap kajian linguistik Jepang, khususnya dalam memahami proses adaptasi kata serapan serta peran gairaigo dalam pembelajaran bahasa dan budaya Jepang modern.

Diterbitkan

2025-12-17

Cara Mengutip

Vamelia Aurina Pramandhani, & Septa Wiki Dwi Cahyani. (2025). Gairaigo Dalam Komik Doraemon Edisi Khusus. IDEA : Jurnal Studi Jepang, 7(2), 92–99. https://doi.org/10.33751/idea.v7i2.15