Peminjaman Kosakata Bahasa Jepang pada Kemasan Produk Mie Instan di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.33751/idea.v7i2.21Abstrak
Penelitian ini mengkaji penggunaan kata-kata berbahasa Jepang pada kemasan mie instan merek Indomie dan Nissin sebagai bagian dari fenomena peminjaman bahasa dan strategi pemasaran. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menganalisis bentuk serapan, jenis adaptasi linguistik, serta makna yang dibangun melalui penggunaan istilah Jepang pada kemasan produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kata seperti ramen, tori kara, miso, shoyu, takoyaki, yakisoba, dan gekikara digunakan untuk menandai varian rasa serta menciptakan citra produk yang autentik dan khas Jepang. Beberapa kata mempertahankan bentuk aslinya, sementara lainnya mengalami penyesuaian terutama pada aspek fonologi. Secara maknawi, istilah Jepang tidak hanya berfungsi sebagai penanda rasa, tetapi juga membangun asosiasi konotatif mengenai keunikan, modernitas, dan kualitas kuliner Jepang. Temuan ini menunjukkan bahwa peminjaman bahasa pada kemasan produk tidak hanya berperan dalam komunikasi informasi, tetapi juga dalam pembentukan identitas visual dan strategi branding industri makanan.
Kata kunci: peminjaman bahasa; kosakata Jepang; mie instan; loanwords; kemasan produk.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 IDEA : Jurnal Studi Jepang

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.







